keadilaniklim.id

Krisis Iklim Adalah Krisis Keadilan: ARUKI Menolak Pembahasan RUU Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim (PLH-PI), Desak Undang-Undang Tersendiri!

Mandat Rakyat: Segera Bahas dan Sahkan Undang-Undang Keadilan Iklim 

Agenda, aksi serta kebijakan iklim pada seluruh level dan tahapan harus memastikan subjek rentan sebagai aktor sekaligus penerima manfaat utama. Yang terjadi justru sebaliknya: proyek iklim seringkali menjadi komodifikasi pasar. Padahal, subjek rentan harus menanggung beban terberat pada saat bencana iklim terjadi.

“Di tengah situasi bencana yang terjadi di Sumatera misalnya pada November 2025, perempuan harus bertahan di tenda-tenda pengungsian campur yang tidak memiliki pembagian ruang aman, minim pencahayaan, dan bersanitasi tidak layak. Dampaknya, risiko kekerasan berbasis gender, pelecehan seksual, kehilangan privasi, hingga trauma psikologis bagi perempuan. Selain itu, kebutuhan spesifik kesehatan reproduksi perempuan seperti pembalut, ruang laktasi, dan pelayanan kehamilan darurat, kerap diabaikan dan tidak menjadi prioritas bantuan.” Ungkap Armayanti Sanusi, Ketua Solidaritas Perempuan 

  1. Mendesak DPR RI untuk segera menghentikan pembahasan apapun mengenai penggabungan UUPPLH dan RUU Iklim, 

 

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Share: